5 4

Konfigurasi Monitoring Server menggunakan Cacti

Kompetensi Dasar

3.15 Menerapkan Sistem Kontrol dan Monitoring Jaringan
4.15 Mengonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Jaringan

Materi Pokok

Konfigurasi Monitoring Server Menggunakan Cacti

Tujuan

Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran dan praktikum ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep sistem kontrol dan monitoring jaringan.
  2. Memahami fungsi monitoring server dalam administrasi sistem jaringan.
  3. Mengenal aplikasi Cacti sebagai salah satu perangkat lunak monitoring jaringan.
  4. Melakukan instalasi dan konfigurasi Cacti pada server.
  5. Menambahkan perangkat yang akan dimonitor ke dalam Cacti.
  6. Mengamati dan menganalisis data monitoring yang dihasilkan oleh Cacti.
  7. Melakukan evaluasi terhadap kondisi server dan jaringan berdasarkan hasil monitoring.

Alat dan Bahan

Sebelum memulai kegiatan praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:

  1. Laptop atau komputer.
  2. Sistem operasi Linux Server atau server yang mendukung Cacti.
  3. Aplikasi Cacti.
  4. Web browser.
  5. Koneksi jaringan lokal atau internet.

Konfigurasi Dasar

  1. Mengganti hostname

Untuk mengganti hostname, menggunakan command “nano /etc/hostame”, jika sudah save

1 4
2 4
  • Ip windows asli

Klik Windows + R lalu ketik “ncpa.cpl”

3 4

Lalu, klik 2 kali pada adapter yang digunakan, klik details

4 4
  • Ip linux debian
    • Ip address dan subnetmask (ifconfig)

Ketik command “ifconfig” lalu enter

5 3
  • Gateway (file interfaces)

Ketik command “nano /etc/network/interfaces” lalu atur IPnya

6 3
  • DNS (file resolv.conf)

Ketik command “nano /etc/resolv.conf”lalu enter

7 1

Cek konektifitas

  • Ping dns google (ping 8.8.8.8)

Ketik command “ping 8.8.8.8” lalu enter

8 2
  • Ping ip windows asli

Ketik command “ping 192.168.100.115” (sesuaikan dengan IP nya masing masing)

9 1

Update repository

  • Lakukan update repository

Lakukan update repository dengan command “apt-get update”

10 1

Install aplikasi cacti + snmp

  • Install cacti + snmp

a. sebelum menginstal cacti, dibutuhkan aplikasi pendukung dengan command “apt-get install apache2 php5 php-mysql mysql-server phpmyadmin” lalu enter

11 1


b. untuk menginstall cacti, menggunakan command “apt-get install cacti snmp snmpd”

12 1

c. jika sudah, config file snmpd dengan command “nano /etc/snmp/snmpd.conf” lalu hilangkan “ : 172.0.0.1” pada baris “agentAddress”

15 1

d. jika sudah, restart apache2 dan snmpd dengan command “/etc/init.d/apache2 restart” dan “/etc/init./snmpd restart”, jika sudah ketik ““/etc/init.d/snmpd status” untuk melihat status dari snmpd

16 1

e. buka browser pada windows asli ( firefox,edge,chrome, dll) lalu ketik IP/cacti (disini 192.168.100.18/cacti), pada tampilan ini cukup klik “next”

1 5

f. pada tampilan ini, pilih “new install” lalu klik next

2 5

g. pada bagian ini, klik “finish”

3 5

h. pada halaman user login, ketikkan username : admin dan password : admin

4 5

i. pada halaman ini, buat password baru

5 4

j. jika sudah, maka halaman selanjutnya klik “new graphs”

6 4

k. pada bagian ini, klik “create new host”

7 2

l. lalu isi bagian deskripsi, host ( ip server ), dan host template, jika sudah, klik “Create”

8 3

m. pada tampilan ini, graph sudah dibuat, selanjutnya klik create

9 2

n. pada tampilan ini, centang semua bagiannya, lalu klik create

10 2

o. pada bagian ini, klik create

11 2

p. pada bagian ini, klik create

12 2

q. ini adalah tampilan awalnya, klik pada “graphs” disamping “console”

13 1
14 1

Test monitoring server

Pada bagian ini hanya memonitoring diri sendiri (localhost)

  • Grafik CPU

17 1

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 18:58:21 – 19:28:21 mendapatkan hasil :

Current : 87

Average : 86

Maximum : 87

  • Grafik interface (NIC)

18

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:04:44 – 19:34:44 mendapatkan hasil :

Current : 9.45

Average : 3.19

Maximum : 9.45

  1. Grafik Memory

19

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:06:37 – 19:36:37 mendapatkan hasil :

Free : Current : 108.40M               Swap : Current : 401.60M             

          Average : 107.63M                          Average : 401.60M             

          Maximum : 108.76M                       Maximum : 401.60M             

  1. Grafik disk
20

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:08:28 – 19:38:28 mendapatkan hasil :

Used : Current : 1.18G              Available : Current : 5.80G

           Average : 1.18G                                Average : 5.80G

           Maximum : 1.18G                             Maximum : 5.80G

Total : Current : 6.98G

           Average : 6.98G

           Maximum : 6.98G

Pertanyaan

  • Apakah fungsi rentang waktu pada configurasi cacti?
    jawab : Fungsi rentang waktu pada konfigurasi cacti adalah jika terjadi kerusakan tau kapan terjadi kerusakan tersebut secara spesifik dan tau peforma dari server tersebut.
  • Protokol apakah yang digunakan cacti untuk memonitoring server?
    jawab : SNMP dan SNMPD
  • Selain protokol http, protokol apa saja yang digunakan untuk menjalankan cacti? Jelaskan fungsi-fungsinya!
    jawab : NMS, Cacti, dan SNMP

Perkembangan infrastruktur jaringan saat ini sangat pesat, sehingga diperlukan adanya suatu

manajemen perangkat jaringan untuk pengelolaannya. Untuk mengelola perangkat jaringan tersebut,

dibutuhkan suatu sistem seperti Network Management System (NMS). NMS merupakan suatu sistem untuk

mengelola perangkat-perangkat jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Untuk menjalankan NMS,

dibutuhkan suatu aturan atau protokol yang mendasari sistem tersebut, protokol tersebut adalah Simple

Network Management Protocol (SNMP). Protokol SNMP memungkinkan administrator untuk mengelola

dan mengatur kinerja perangkat jaringan secara jarak jauh. Pada tugas akhir ini akan diimplementasikan

sistem pemantauan jaringan pada cluster yang terdapat di laboratorium High Performance Computing

(HPC) Universitas Telkom. Implementasi NMS ini menggunakan sebuah aplikasi yaitu Cacti. Cacti

merupakan aplikasi open source yang menyediakan sistem pemberitahuan melalui email, menampilkan

hasil dalam bentuk grafik secara harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Hasil penelitian ini

menggambarkan keadaan sistem berdasarkan indikator seperti : bandwith, beban kerja prosesor, dan

penggunaan memori.

Troubleshooting

Untuk evaluasi, hanya dibutuhkan ketelitian dan kesabaran saja untuk membuat/mempraktekkan materi ini.

Pendahuluan

Dalam sebuah infrastruktur jaringan, proses monitoring memiliki peran penting untuk memastikan seluruh perangkat dan layanan berjalan dengan baik. Monitoring memungkinkan administrator jaringan untuk mengetahui kondisi server, penggunaan bandwidth, performa perangkat, serta berbagai informasi lainnya yang berkaitan dengan operasional jaringan.

Cacti merupakan salah satu perangkat lunak monitoring berbasis web yang memanfaatkan SNMP (Simple Network Management Protocol) untuk mengumpulkan dan menampilkan data dalam bentuk grafik. Dengan menggunakan Cacti, administrator dapat memantau kondisi jaringan secara lebih mudah dan terstruktur sehingga potensi masalah dapat diketahui lebih awal.

Penutup

Melalui praktikum konfigurasi monitoring server menggunakan Cacti ini, peserta didik diharapkan dapat memahami pentingnya sistem kontrol dan monitoring dalam pengelolaan jaringan komputer. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu melakukan instalasi, konfigurasi, serta analisis data monitoring yang dihasilkan oleh aplikasi Cacti.

Pemahaman mengenai sistem monitoring menjadi salah satu kompetensi penting dalam administrasi sistem jaringan karena hampir seluruh infrastruktur teknologi informasi modern memerlukan pemantauan secara berkala untuk menjaga ketersediaan layanan dan performa sistem. Dengan terus berlatih dan memahami berbagai tools monitoring, siswa dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan menganalisis kondisi jaringan secara lebih efektif.

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *