
Konfigurasi Monitoring Server menggunakan Cacti
- Yusa
- 0
- Posted on
Kompetensi Dasar
3.15 Menerapkan Sistem Kontrol dan Monitoring Jaringan
4.15 Mengonfigurasi Sistem Kontrol dan Monitoring Jaringan
Materi Pokok
Konfigurasi Monitoring Server Menggunakan Cacti
Tujuan
Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran dan praktikum ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Memahami konsep sistem kontrol dan monitoring jaringan.
- Memahami fungsi monitoring server dalam administrasi sistem jaringan.
- Mengenal aplikasi Cacti sebagai salah satu perangkat lunak monitoring jaringan.
- Melakukan instalasi dan konfigurasi Cacti pada server.
- Menambahkan perangkat yang akan dimonitor ke dalam Cacti.
- Mengamati dan menganalisis data monitoring yang dihasilkan oleh Cacti.
- Melakukan evaluasi terhadap kondisi server dan jaringan berdasarkan hasil monitoring.
Alat dan Bahan
Sebelum memulai kegiatan praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:
- Laptop atau komputer.
- Sistem operasi Linux Server atau server yang mendukung Cacti.
- Aplikasi Cacti.
- Web browser.
- Koneksi jaringan lokal atau internet.
Konfigurasi Dasar
- Mengganti hostname
Untuk mengganti hostname, menggunakan command “nano /etc/hostame”, jika sudah save


- Ip windows asli
Klik Windows + R lalu ketik “ncpa.cpl”

Lalu, klik 2 kali pada adapter yang digunakan, klik details

- Ip linux debian
- Ip address dan subnetmask (ifconfig)
Ketik command “ifconfig” lalu enter

- Gateway (file interfaces)
Ketik command “nano /etc/network/interfaces” lalu atur IPnya

- DNS (file resolv.conf)
Ketik command “nano /etc/resolv.conf”lalu enter

Cek konektifitas
- Ping dns google (ping 8.8.8.8)
Ketik command “ping 8.8.8.8” lalu enter

- Ping ip windows asli
Ketik command “ping 192.168.100.115” (sesuaikan dengan IP nya masing masing)

Update repository
- Lakukan update repository
Lakukan update repository dengan command “apt-get update”

Install aplikasi cacti + snmp
- Install cacti + snmp
a. sebelum menginstal cacti, dibutuhkan aplikasi pendukung dengan command “apt-get install apache2 php5 php-mysql mysql-server phpmyadmin” lalu enter

b. untuk menginstall cacti, menggunakan command “apt-get install cacti snmp snmpd”

c. jika sudah, config file snmpd dengan command “nano /etc/snmp/snmpd.conf” lalu hilangkan “ : 172.0.0.1” pada baris “agentAddress”

d. jika sudah, restart apache2 dan snmpd dengan command “/etc/init.d/apache2 restart” dan “/etc/init./snmpd restart”, jika sudah ketik ““/etc/init.d/snmpd status” untuk melihat status dari snmpd

e. buka browser pada windows asli ( firefox,edge,chrome, dll) lalu ketik IP/cacti (disini 192.168.100.18/cacti), pada tampilan ini cukup klik “next”

f. pada tampilan ini, pilih “new install” lalu klik next

g. pada bagian ini, klik “finish”

h. pada halaman user login, ketikkan username : admin dan password : admin

i. pada halaman ini, buat password baru

j. jika sudah, maka halaman selanjutnya klik “new graphs”

k. pada bagian ini, klik “create new host”

l. lalu isi bagian deskripsi, host ( ip server ), dan host template, jika sudah, klik “Create”

m. pada tampilan ini, graph sudah dibuat, selanjutnya klik create

n. pada tampilan ini, centang semua bagiannya, lalu klik create

o. pada bagian ini, klik create

p. pada bagian ini, klik create

q. ini adalah tampilan awalnya, klik pada “graphs” disamping “console”


Test monitoring server
Pada bagian ini hanya memonitoring diri sendiri (localhost)
- Grafik CPU

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 18:58:21 – 19:28:21 mendapatkan hasil :
Current : 87
Average : 86
Maximum : 87
- Grafik interface (NIC)

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:04:44 – 19:34:44 mendapatkan hasil :
Current : 9.45
Average : 3.19
Maximum : 9.45
- Grafik Memory

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:06:37 – 19:36:37 mendapatkan hasil :
Free : Current : 108.40M Swap : Current : 401.60M
Average : 107.63M Average : 401.60M
Maximum : 108.76M Maximum : 401.60M
- Grafik disk

Menurut grafik tersebut, dari 2020/08/18 19:08:28 – 19:38:28 mendapatkan hasil :
Used : Current : 1.18G Available : Current : 5.80G
Average : 1.18G Average : 5.80G
Maximum : 1.18G Maximum : 5.80G
Total : Current : 6.98G
Average : 6.98G
Maximum : 6.98G
Pertanyaan
- Apakah fungsi rentang waktu pada configurasi cacti?
jawab : Fungsi rentang waktu pada konfigurasi cacti adalah jika terjadi kerusakan tau kapan terjadi kerusakan tersebut secara spesifik dan tau peforma dari server tersebut. - Protokol apakah yang digunakan cacti untuk memonitoring server?
jawab : SNMP dan SNMPD - Selain protokol http, protokol apa saja yang digunakan untuk menjalankan cacti? Jelaskan fungsi-fungsinya!
jawab : NMS, Cacti, dan SNMP
Perkembangan infrastruktur jaringan saat ini sangat pesat, sehingga diperlukan adanya suatu
manajemen perangkat jaringan untuk pengelolaannya. Untuk mengelola perangkat jaringan tersebut,
dibutuhkan suatu sistem seperti Network Management System (NMS). NMS merupakan suatu sistem untuk
mengelola perangkat-perangkat jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Untuk menjalankan NMS,
dibutuhkan suatu aturan atau protokol yang mendasari sistem tersebut, protokol tersebut adalah Simple
Network Management Protocol (SNMP). Protokol SNMP memungkinkan administrator untuk mengelola
dan mengatur kinerja perangkat jaringan secara jarak jauh. Pada tugas akhir ini akan diimplementasikan
sistem pemantauan jaringan pada cluster yang terdapat di laboratorium High Performance Computing
(HPC) Universitas Telkom. Implementasi NMS ini menggunakan sebuah aplikasi yaitu Cacti. Cacti
merupakan aplikasi open source yang menyediakan sistem pemberitahuan melalui email, menampilkan
hasil dalam bentuk grafik secara harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Hasil penelitian ini
menggambarkan keadaan sistem berdasarkan indikator seperti : bandwith, beban kerja prosesor, dan
penggunaan memori.
Troubleshooting
Untuk evaluasi, hanya dibutuhkan ketelitian dan kesabaran saja untuk membuat/mempraktekkan materi ini.
Pendahuluan
Dalam sebuah infrastruktur jaringan, proses monitoring memiliki peran penting untuk memastikan seluruh perangkat dan layanan berjalan dengan baik. Monitoring memungkinkan administrator jaringan untuk mengetahui kondisi server, penggunaan bandwidth, performa perangkat, serta berbagai informasi lainnya yang berkaitan dengan operasional jaringan.
Cacti merupakan salah satu perangkat lunak monitoring berbasis web yang memanfaatkan SNMP (Simple Network Management Protocol) untuk mengumpulkan dan menampilkan data dalam bentuk grafik. Dengan menggunakan Cacti, administrator dapat memantau kondisi jaringan secara lebih mudah dan terstruktur sehingga potensi masalah dapat diketahui lebih awal.
Penutup
Melalui praktikum konfigurasi monitoring server menggunakan Cacti ini, peserta didik diharapkan dapat memahami pentingnya sistem kontrol dan monitoring dalam pengelolaan jaringan komputer. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu melakukan instalasi, konfigurasi, serta analisis data monitoring yang dihasilkan oleh aplikasi Cacti.
Pemahaman mengenai sistem monitoring menjadi salah satu kompetensi penting dalam administrasi sistem jaringan karena hampir seluruh infrastruktur teknologi informasi modern memerlukan pemantauan secara berkala untuk menjaga ketersediaan layanan dan performa sistem. Dengan terus berlatih dan memahami berbagai tools monitoring, siswa dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan menganalisis kondisi jaringan secara lebih efektif.