image 139

Tugas 4 Administrasi Infrastruktur Jaringan: Firewall Jaringan

Kompetensi Dasar

3.9 Evaluasi Firewall Jaringan
4.9 Konfigurasi Firewall Jaringan

Materi Pokok

Firewall Jaringan

Tujuan

Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran dan praktikum ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Memahami pengertian dan fungsi firewall jaringan.
  2. Memahami konsep dasar keamanan jaringan menggunakan firewall.
  3. Memahami konfigurasi firewall pada perangkat jaringan.
  4. Melakukan konfigurasi firewall sesuai kebutuhan jaringan.
  5. Menguji hasil konfigurasi firewall yang telah diterapkan.
  6. Mengevaluasi aturan keamanan yang diterapkan pada firewall.
  7. Mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan dasar yang berkaitan dengan firewall jaringan.

Alat dan Bahan

Sebelum memulai kegiatan praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:

  1. Laptop atau komputer.
  2. Software Cisco Packet Tracer.

Pendahuluan

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan yang digunakan untuk mengontrol dan memantau lalu lintas data yang masuk maupun keluar dari suatu jaringan. Firewall bekerja berdasarkan aturan tertentu yang telah ditetapkan oleh administrator jaringan untuk menentukan apakah suatu koneksi diizinkan atau ditolak.

Penggunaan firewall sangat penting dalam menjaga keamanan jaringan karena dapat membantu mencegah akses yang tidak sah, melindungi perangkat dari serangan jaringan, serta membatasi akses terhadap layanan tertentu. Oleh karena itu, pemahaman mengenai konfigurasi dan pengelolaan firewall menjadi salah satu kompetensi yang perlu dikuasai dalam Administrasi Infrastruktur Jaringan.

Langkah Langkah

Topologinya ialah sebagai berikut:

image 139

Peraturan :

  1. Jobsheet masing” peserta (untuk SS gambar yang akan disertakan di jobsheet silahkan SS 1 screen, jangan di crop, file jobsheet berbentuk word)
  2. File .PKT dari packet tracer
  3. Instruksi pengerjaan
    1. Semua PC bisa terkoneksi dengan router 0
    1. PC 1,2,3,5 bisa terkoneksi dengan router 1
    1. PC 1,2,3,5 saling komunikasi
    1. PC 4 tidak bisa komunikasi antar PC
  1. Pertama berikan IP static ke semua PC.­­
image 140
image 145
image 142
image 141
image 147

2. Lalu pergi ke perangkat Switch dan lakukan trunk ke semua interface yang terhubung ke switch dan router.

image 148
image 144
image 143

3. Lalu Switch1 buat vlan baru dan masukkan PC yang terhubung ke dalam vlan baru tersebut.

image 146

4. Lalu di Switch3 buat vlan baru dan masukkan PC yang terhubung ke dalam vlan baru tersebut.

image 149

5. Lalu di Switch2 buat vlan baru beserta vlan yang sudah didaftarkan di Switch lain, dan masukkan PC yang terhubung ke dalam vlan baru tersebut.

image 151

6. Lalu di Switch4 buat vlan baru dan masukkan PC yang terhubung ke dalam vlan baru tersebut.

image 155

7. Lalu pergi ke Router0 dan lakukan intervlan, serta aktifkan interfacenya.

image 150

8. Lalu tambahkan ip pada interface yang terhubung ke Router1, dan aktifkan interfacenya.

image 152

9. Lalu pergi ke Router1 dan lakukan intervlan, serta aktifkan interfacenya.

image 154

10. Lalu tambahkan ip pada interface yang terhubung ke Router0, dan aktifkan interfacenya.

    image 153

    11. Jangan lupa melakukan trunking dari Switch3 ke Router1.

      image 158

      12. Lalu lakukan Routing RIP di kedua Router.

        image 156
        image 159

        13. Lalu untuk firewallnya ada dua cara yaitu

        1. Dengan menggunakan firewall dari PC4.
          image 160

          Ini akan membuat PC4 tidak dapat melakukan ping terhadap perangkat lain dan sebaliknya.

          2. Menggunakan Router, dengan menjalnkan sintaks berikut.

          image 157

          Sintaks ini hanya akan mengizinkan supaya PC4 dapat salaing melakukan ping terhadap Router0, selain itu tidak bisa.

          Penutup

          Melalui tugas dan praktikum firewall jaringan ini, peserta didik diharapkan dapat memahami konsep dasar firewall serta mampu menerapkan konfigurasi keamanan jaringan sesuai kebutuhan. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap aturan firewall yang telah dibuat untuk memastikan keamanan dan kelancaran komunikasi data dalam jaringan.

          Dengan terus berlatih menggunakan simulasi pada Cisco Packet Tracer, kemampuan dalam mengelola keamanan jaringan, melakukan konfigurasi firewall, serta troubleshooting jaringan akan semakin meningkat dan dapat menjadi bekal dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

          Ini adalah versi PDF nya, bisa kalian download atau view lebih HD

          Previous Post

          Tinggalkan Balasan

          Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *