image 22

Konfigurasi Aktif Direktori pada Windows Server 2008

A. Tujuan

Active Directory merupakan layanan direktori yang dikembangkan oleh Microsoft untuk mengelola pengguna, komputer, grup, serta berbagai sumber daya jaringan dalam lingkungan berbasis Windows Server. Dengan menggunakan Active Directory, administrator dapat mengelola jaringan secara terpusat sehingga proses administrasi menjadi lebih mudah, efisien, dan terorganisir.

Praktikum ini bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep Active Directory serta mempelajari langkah-langkah konfigurasi Active Directory pada Windows Server 2008 sebagai dasar pengelolaan jaringan berbasis domain.

B. Alat dan Bahan

Sebelum memulai praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:

  • Laptop atau komputer.
  • Sistem operasi Windows Server 2008.
  • Software virtualisasi (opsional), seperti VirtualBox atau VMware.
  • Koneksi jaringan lokal untuk kebutuhan simulasi.

C. Langkah Langkah

  • Install Active Directory
  • Klik menu ~> Administrative Tools -> Server Manager
image 12

2. Lalu klik Add Roles

image 10

3. .Setelah masuk ke Add Roles, akan dimulai proses penginstallan, dalam proses ini langsung klik Next

image 11

4. Lalu, kita masuk ke dalam proses Select Server Roles, karena saya ingin menginstall Active Directory, saya pilih Active Directory Domain Services dan klik Next

image 14

5. Pada proses ini, kalian langsung klik Next saja

image 15

6. Lalu, masuk ke dalam bagian Confirm Installation Selections, pada bagian ini kalian langsung klik Install dan proses penginstallan sudah dimulai.

image 13

7. Inilah proses penginstallan Active Directory

image 14

8. Proses instalasi Active Directory telah selesai, dan langsung klik Close saja.

image 14

9. Kemudian untuk mengecek  masuk  ke  desktop .Klik Start , lalu klik Administrative Tools, dan Active  Directory sudah terinstall seperti dikotak merah.

image 14

Konfigurasi Active Directory Domain Services

1. Klik Run the Active Directory Domain Services Installation Wizard (dcpromo.exe).

image 14

2.Dan akan muncul tab baru, pada bagian ini kalian centang pada tulisan Use Advanced Mode Installation, dan klik Next.

image 16

3.Kemudian, masuk ke dalam bagian Operating System Compatibility, pada bagian ini kita langsung klik Next saja.

image 17

4.Kemudian, kita masuk ke dalam bagian Choose a Deployment Configuration, pada bagian ini, pilih Create a New Domain in a New Forest (karena kita ingin membuat domain untuk server).

image 19

5.Lalu, kita masuk ke dalam proses membuat domain, untuk nama domainnya, saya tulis domain “nuxenon.net” dan klik Next.

image 20

6. Sedang mencari apakah nama domain tersebut tersedia atau tidak

image 18

7. Domain NetBIOS biasanya sudah tersedia, Klik “next” untuk melanjutkan

image 17

8.Kemudian, masuk ke dalam bagian Set Forest Functional Level, pada bagian ini, saya pilih Windows Server 2008 agar kompatibel dengan Windows Server 2008 dan klik Next.

image 19
image 20

9. Lalu kita masuk ke dalam bagian Additional Domain Controller Options, untuk bagian ini, pilih DNS Server dan langsung klik Next

image 19

10. Dan akan muncul seperti ini, untuk bagian ini, pilih Yes, 

image 20

11. Pada bagian ini, langsung klik Next saja

image 20

12. Dan kita masuk ke dalam bagian Directory Services Restore Mode Administrator Password, untuk bagian ini, buat Password untuk Join Domain ke Windows 7 (untuk kali ini saya buat password yang sama dengan password untuk masuk ke Windows Server 2008) dan klik Next.

image 20
image 21

13. Pada bagian ini, langsung klik Next saja.

image 20

14. Dan akan muncul proses penyelesaian instalasi DNS Server, pada bagian ini, centang pada tulisan Reboot on Completion (agar restart secara langsung).

image 22

15. Jika sudah selesai, Klik Finish

image 23

16. Komputer akan minta restart,langsung aja klik “restart now”

image 23

17. Jika proses restart telah selesai, kita log in untuk masuk ke Desktop Windows Server 2008 dan klik enter.

image 24

18. Jika sudah masuk ke desktop.Klik Start,lalu klik Administrative Tools,dan liat apakah ada DNS atau tidak.

image 24

B. JOIN DOMAIN

  1. Pertama kita buka Server Manager > Roles > DNS Server > “Nama Server” > forward lookup. Trus pada folder nuxenon.net kita klik kanan, kemudian pilih new host.
image 27
image 24

2. Kemudian isi nama beserta IP client dan klik add host. Subdomain HakimNu-PC.nuxenon.net ini untuk client Windows 7.

image 28
image 24

3. Jika berhasil di daftarkan maka akan muncul pemberitahuan berikut :

> KLIK OK

image 25

4. Client yang menggunakan Sistem Operasi Windows 7 telah terdaftar di Domain nuxenon.net

image 26

JOIN DOMAIN CLIENT WINDOWS 7 KE SERVER WINDOWS SERVER 2008

1. Sekarang kita ke Windows 7 untuk menghubungkannya dengan Server.

>Klik Start > Klik kanan pada Computer => Klik Properties.

image 28

2. Klik Change settings pada baris Computer name, domain, and workgrup settings.

image 30

3. Muncul kotak System Properties. Klik Change…

image 29

4. Lihat pada baris Member of. Ganti Member of Workgroup menjadi Member of Domain.

image 29

5. Isi dengan Domain Server. Klik OK.

image 31

6. Isi username dengan username server “Administrator”. Dan isi password dengan password server.

image 32
image 33

7. Welcome to the nuxenon.net domain. Klik OK.

image 34

8. Kita akan di minta untuk restart. Silahkan restart.

image 33

9. Lalu klik Restart Now

image 33

10. Akan ada yang berubah pada saat login.

image

11. Kita cek kembali kotak Informasi Komputer Kita dan lihat Nama Komputer dan Domain di komputer kita telah berubah.

image 35

12. Bukan hanya itu yang berubah, coba lihat pada kotak Network and Sharing Center. Networknya berubah menjadi Domain network.

image 36

Referensi Tutorial:
https://ichazainfica.wordpress.com/2015/10/13/install-konfigurasi-active-directory-dan-join-domain-di-windows-server-2008/

Pendahuluan

Active Directory (AD) adalah layanan direktori yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola informasi mengenai objek dalam jaringan, seperti pengguna, komputer, printer, dan grup. Melalui Active Directory, administrator dapat melakukan manajemen akun pengguna, pengaturan hak akses, serta penerapan kebijakan keamanan secara terpusat.

Dalam lingkungan jaringan skala menengah hingga besar, penggunaan Active Directory sangat membantu karena memungkinkan pengelolaan sumber daya jaringan dilakukan dari satu lokasi tanpa harus mengonfigurasi setiap perangkat secara terpisah.

Penutup

Melalui praktikum konfigurasi Active Directory pada Windows Server 2008 ini, siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar layanan direktori serta mampu melakukan instalasi dan konfigurasi Active Directory sebagai Domain Controller. Selain itu, siswa juga diharapkan memahami manfaat pengelolaan jaringan secara terpusat menggunakan teknologi domain.

Pemahaman mengenai Active Directory menjadi bekal penting dalam administrasi sistem jaringan karena teknologi ini masih menjadi salah satu fondasi utama pada banyak lingkungan jaringan berbasis Windows. Dengan terus berlatih dan melakukan simulasi, siswa dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola pengguna, komputer, serta kebijakan keamanan jaringan secara lebih efektif.

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *