image 49

Administrasi Infrastruktur Jaringan: Konfigurasi Routing OSPF

A. Tujuan

Open Shortest Path First (OSPF) merupakan salah satu protokol routing dinamis yang banyak digunakan pada jaringan komputer karena kemampuannya dalam menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data secara efisien. OSPF bekerja dengan memanfaatkan algoritma Shortest Path First (SPF) untuk membangun dan memperbarui tabel routing berdasarkan kondisi jaringan yang ada.

Praktikum ini bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep dasar Routing OSPF serta mempelajari langkah-langkah konfigurasi OSPF pada perangkat router menggunakan Cisco Packet Tracer sebagai media simulasi jaringan.

B. Alat dan Bahan

Sebelum memulai praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:

  • Laptop, komputer, atau smartphone
  • Software Cisco Packet Tracer

C. Langkah Langkah

1. Pertama, buka aplikasi yang dibutuhkan, yakni Cisco Packet Tracer.

image 48

2. Lalu buatlah desain topologi jaringan seperti ini.

image 49

3. Lalu setting router IP nya, Router0 > CLI dengan Sintax :

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface FastEthernet0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown   
Router(config)#interface FastEthernet0/0
Router(config-if)#ip address 1.0.0.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit

image 53

4. Selanjutnya ke router1 dengan konfigurasi mirip dengan sebelumnya yaitu setting router IP nya, Router1 > CLI dengan Sintax :

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface FastEthernet0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown   
Router(config)#interface FastEthernet0/0
Router(config-if)#ip address 1.0.0.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit

image 50

5. Perhatikan area-area diatas dengan baik karna akan menjadi dasar routing ospf. Masukan konfigurasi berikut ini ke router 0

Router(config)#router ospf
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 1
Router(config-router)#network 1.0.0.0 0.255.255.255 area 0
Router(config-router)#exit

image 51

6. Selanjutnya konfigurasi OSPF pada Router1 dengan syntax

Router(config)#router ospf
Router(config-router)#network 1.0.0.0 0.255.255.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 2
Router(config-router)#exit

image 56

7. Lalu ubah pengaturan IP pada PC2 di area 1, ubah ke static

image 54

8. Lalu ke router1 untuk mengkonfigurasi IP DHCP dengan syntax :

Ip dhcp pool DHCP ( Nama DHCPnya )
Network 192.168.2.2 255.255.255.0     
Default-router 192.168.2.1 ( IP Gateway )

image 55

9. Selanjutnya mensetting IP DHCP pada PC0, PC0 > Dekstop > IP Configuration > ubah ke DHCP

image 52

10. Sama seperti step sebelumnya, setting IP DHCP pada PC0

image 57

11. Lalu test menggunakan Simple PDU dari PC ke Router ataupun sebaliknya

image 58

Melalui praktikum konfigurasi Routing OSPF ini, siswa diharapkan dapat memahami cara kerja protokol routing dinamis dalam menentukan jalur terbaik pada sebuah jaringan komputer. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu melakukan konfigurasi dasar OSPF serta memahami proses pertukaran informasi routing antar router.

Pemahaman terhadap OSPF menjadi bekal penting dalam administrasi jaringan karena protokol ini banyak digunakan pada lingkungan jaringan skala menengah hingga besar. Dengan terus berlatih dan melakukan simulasi menggunakan Cisco Packet Tracer, kemampuan dalam konfigurasi dan troubleshooting jaringan akan semakin berkembang.

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *