
Administrasi Infrastruktur Jaringan: Konfigurasi Layanan DHCP
- Yusa
- 0
- Posted on
A. Tujuan
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan layanan jaringan yang digunakan untuk memberikan konfigurasi IP Address secara otomatis kepada perangkat yang terhubung ke jaringan. Dengan adanya DHCP, administrator jaringan tidak perlu melakukan pengaturan alamat IP secara manual pada setiap perangkat, sehingga proses pengelolaan jaringan menjadi lebih mudah dan efisien.
Praktikum ini bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep kerja DHCP serta mempelajari langkah-langkah konfigurasi layanan DHCP menggunakan Cisco Packet Tracer sebagai media simulasi jaringan.
B. Alat dan Bahan
Sebelum memulai praktikum, siapkan alat dan bahan berikut:
- Laptop, komputer, atau smartphone
- Software Cisco Packet Tracer
C. Langkah Langkah
1. Pertama, buka aplikasi yang dibutuhkan, yakni Cisco Packet Tracer.

2. Buatlah desain topologi jaringan seperti ini.

3. Masukkan PC ke switch dengan sintaksEnable
Configure Terminal
Int fa0/1 (disesuaikan dengan portnya)
Int fa1/1 (disesuaikan dengan portnya)

4. Setelah itu lakukan konfigurasi switch satu lagi dengan sintaks mirip dengan sebelumnyaEnable
Configure Terminal
Int fa1/1 (disesuaikan dengan portnya)
Int fa2/1 (disesuaikan dengan portnya)

5. Masuk ke routernya, lalu masukkan switch ke router dengan melihat interfacenya, ke CLI, lalu konfigurasi sintaks iniEnable
Configure terminal
Int fa0/0
Ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 (ip routernya + netmask)
No shutdown
Exit

6. Lalu kita setting DHCP Poolnya dengan sintaks.Ip dhcp pool DHCP ( nama DHCPnya)
Network 192.168.10.1 255.255.255.0 ( ip dhcp )
Default-router 192.168.10.1 ( ip gateway )

7. Lalu ubah ke PC switch bawah lalu buka IP Configure di PC tersebut , lalu ubah settingan IPnya ke DHCP


8. Lalu beralih ke routernya, lalu masukkan switch ke router dengan melihat port interface nya lalu kita konfigurasi sintaks iniEnable
Configure terminal
Int fa0/1
Ip address 192.168.20.1 255.255.255.0 (masukkan ip + subnet)
No shutdown
Exit

9. Lalu kita setting DHCP Poolnya dengan sintaksIp dhcp pool DHCP1 (nama DHCPnya)
Network 192.168.20.1 255.255.255 (masukkan ip + subnet)
Default-router 192.168.20.1 (ip gateway)

10. Lalu masuk ke PC switch kanan, lalu buka IP Configure di PC tersebut lalu ubah settingannya ke DHCP


11. Lalu coba test ping dari PC ke router dan sebaliknya


12. Hasil akhir yang didapatkan
| No | IP Network Router Asal | IP Address setiap Client | Test ping Bisa / Tidak |
| 1 | Port 0/0 (192.168.10.1) | PC0 (192.168.10.2) Laptop0 (192.168.10.3) | Bisa Bisa |
| 2 | Port 0/1 (192.168.20.1) | PC1 (192.168.20.2 Laptop1 (192.168.20.3 | Bisa Bisa |
Penutup
Melalui praktikum konfigurasi layanan DHCP ini, siswa diharapkan dapat memahami fungsi DHCP dalam jaringan komputer serta mampu melakukan konfigurasi dasar untuk mendistribusikan alamat IP secara otomatis kepada client. Penguasaan layanan DHCP menjadi salah satu keterampilan penting dalam administrasi jaringan karena banyak digunakan pada lingkungan jaringan skala kecil maupun besar.
Dengan terus berlatih menggunakan Cisco Packet Tracer dan memahami konsep yang mendasarinya, siswa akan lebih siap dalam melakukan implementasi serta troubleshooting layanan jaringan di dunia kerja maupun lingkungan pembelajaran.